KONFLIK
Konflik adalah suatu dimana individu atau kelompok yang lain saling bersaing untuk mencapai tujuan-tujuan atau memperebutkan daerah kekuasaan yang akan dikehendakinya, tetapi hanya satu yang berhasil mendapatkannya.
Penyebab-penyebab konflik :
Ø Perbedaan pendapat antara individu atau kelompok
Ø Perbedaan kepentingan antar individu atau kelompok
Ø Perbedaan latar belakang kebudayaan, sehingga membentuk kelompok yang berbeda
Ø Peratuan atau kebijakan yang tidak masuk akal
Ø Perbedaan status
Ø Harapan yang tidak terwujud
Ø Batasan pekerjaan yang tidak jelas
Ø Pertikaian antar pribadi
Ø Hambatan komunikasi
Ø Batasan waktu
Dampak negative (-) :
Ø Menghambat komunikasi
Ø Mengganggu kohesi (keeratan hubungan)
Ø Mengganggu kerjasama (team work)
Ø Mengganggu proses produksi, bahkan dapat menurunkan produksi
Ø Menumbuhkan tingkat ketidak puasan terhadap pekerjaan
Ø Mengalami tekanan (stress), mengganggu konsentrasi, menimbulkan kecemasan, dan frustrasi.
Dampak positif (+) :
Ø Berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan
Ø Memunculkan keputusan-keputusan yang bersifat inovatif.
Ø Memunculkan presepsi yang lebih kritis terhadap perbedaan pendapat.
Ø Melakukan adaptasi, sehingga dapat terjadi perubahan dan perbaikan dalam sistem dan procedure, mekanisme, program, bahkan tujuan organisasi.
Jenis-jenis konflik :
Ø Konflik intrapersonal
Adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri.
Ø Konflik interpersonal
Adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain karena pertentangan
perbedaan kepentingan atau keinginan.
Ø Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok
Hal ini sering kali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka.
Ø Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama
Merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasi-organisasi.
Ø Konflik antar organisasi
Konflik ini biasa disebut dengan persaingan konflik.
Metode pengelolaan konflik, Konflik dapat di kelola dengan :
Ø Disiplin
Mempertahankan disiplin dapat digunakan untuk mengelola dan mencegah konflik.
Ø Komunikasi
Suatu komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan yang nyaman dan kondusif.
Ø Mendengarkan secara aktif
Mendengarkan secara aktif merupakan hal penting untuk mengelola konflik.
Ø Pertimbangan pengalaman dalam tahapan kehidupan
Konflik dapat dikelola dengan mengetahui pengalaman dalam tahapan kehidupan, demi mencapai suatu tujuan.