Aplikasi
Komputer untuk Tuna Netra
merupakan salah satu pembahasan dalam membuat tugas kelompok prototype IMK (Interaksi Manusia dan Komputer). membahas mengenai tuna netra. Secara
etimologi kata tuna netra berasal dari tuna yang berarti rusak, netra berarti
mata atau penglihatan. Secara umum, Tuna netra adalah seseorang yang memiliki hambatan dalam penglihatan
atau tidak berfungsinya indera penglihatan.
Agar
seorang tuna netra dapat menggunakan sebuah aplikasi komputer. Maka seorang
tuna netra tersebut dapat menggunakan aplikasi Screen Reader. Screen
Reader merupakan sebuah perangkat lunak yang berfungsi
untuk membaca setiap teks yang akan muncul di layar komputer. Kemudian teks
tersebut akan diterjemahkan ke dalam bentuk audio.
Screen reader dapat dikatakan
sebagai “mata” bagi tuna netra dalam mengoperasikan komputer. Dengan aplikasi
tersebut, tuna netra dapat memperoleh informasi menegenai teks yang tertera di
layar monitor.
Contoh aplikasi Screen Reader adalah JAWS, NVDA, dll.
Pengenalan salah satu Screen
Reader NVDA
NVDA ( Non Visual Desktop Access ) merupakan salah satu Screen
Reader yang dapat membantu tuna netra dalam menggunakan komputer. Program ini
bekerja dengan mengeluarkan suara. Dengan mengikuti kemana arah kursor tersebut
berhenti.
Software ini bersifat freeware (gratis) dan open
source (mudah dikembangkan) yang dikembangkan oleh NV Access. NVDA memiliki kemampuan untuk membaca posisi pointer mouse pada layar
monitor. Kelebihan NVDA yaitu tersedianya NVDA portable. Sehingga ia memudahkan
pengguna dalam mengoperasikan komputer.
Huruf Braille
Selain menggunakan aplikasi Screen Reader, seorang tuna netra juga
disarankan untuk menggunakan Huruf Braille pada keyboard.
Huruf Braille adalah sistem
tulisan sentuh yang digunakan untuk Tuna Netra. Huruf Braille yaitu format
huruf timbul yang ditulis dengan cara menekan tombol yang berada pada keyboard, yang hasil atau hurufnya dapat diraba dengan menggunakan jari.
Sistem ini diciptakan oleh seorang yang berkebangsaan Perancis yang bernama “Louis Braille” seorang tuna netra yang disebabkan kebutaan sewaktu kecil. Ketika berusia 15 tahun, Braille membuat suatu tulisan untuk memudahkan membaca ketika gelap. Tulisan ini dinamakan huruf Braille.
Sistem ini diciptakan oleh seorang yang berkebangsaan Perancis yang bernama “Louis Braille” seorang tuna netra yang disebabkan kebutaan sewaktu kecil. Ketika berusia 15 tahun, Braille membuat suatu tulisan untuk memudahkan membaca ketika gelap. Tulisan ini dinamakan huruf Braille.
Huruf-huruf Braille menggunakan
kerangka penulisan seperti kartu domino. Satuan dasar dari sistem tulisan ini
disebut sel Braille, di mana tiap sel terdiri dari enam titik timbul, tiga
baris dengan dua titik. Keenam titik tersebut dapat disusun sedemikian rupa
hingga menciptakan 64 macam kombinasi. Huruf Braille dibaca dari kiri ke kanan
dan dapat melambangkan abjad, tanda baca, angka, tanda musik, simbol matematika
dan lainnya.
Sumber : http://brailleadaptive.com/
Sumber : http://brailleadaptive.com/
yup mba dan bisa kunjungi website saya seorang tunanetra yang sedang mencoba membuat website dan berbagi informasi kepada semuanya. Ditunggu kunjungannya di
BalasHapushttp://www.infopurwokerto.info
ok salam