Sabtu, 26 Januari 2013

OSI Layers Concepts


OSI Reference Model
Open System Interconnection (OSI) Reference Model merupakan model standarisasi internasional yang dibangun oleh International Standardization Organization (ISO) dan International Telecommunication Union Telecommunication (ITU-T).
OSI Reference Model ini digunakan sebagai model standar Internasional untuk
menjelaskan komunikasi data di jaringan.

OSI Layers Concepts
OSI Reference Model merupakan Model Referensi Standard yang
merepresentasikan komunikasi data antar peralatan jaringan dan antar jaringan.

Keuntungan menggunakan OSI Reference Model adalah:
Ø  Membagi jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga lebih mudah untuk diatur dan dipelajari
Ø  Standarisasi Interface yang digunakan membantu vendor-vendor perangkat jaringan yang berbeda dalam membangun dan mendukung pengembangan setiap perangkat
Ø  Menjembatani perbedaan teknologi jaringan yang digunakan dalam berkomunikasi
Ø  Mempercepat perkembangan teknologi jaringan.



Application Layer:
ü  Aplikasi atau service yang melakukan proses data,
seperti: Electronic Mail, File Transfers, browser

Presentation Layer:
ü  Menjamin data agar dapat dibaca oleh sistem
ü  Menentukan format data yang akan dikirimkan atau diterima
ü  Menentukan struktur data
ü  Mengatur data transfer syntax bagi application layer

Session Layer:
ü  Membangun (establish), mengatur (manage), dan menghentikan (terminate) sesi (session) antar aplikasi

Transport Layer:
ü  Menentukan metode dan kehandalan pengiriman (Transport) Data antar hosts, misal: metode TCP atau UDP
ü  Membangun (establish), menjaga (maintain), dan menghentikan (terminate) Virtual Circuits antar hosts atau jaringan
ü  Data Fault Detection dan mengatur perbaikan (recovery) informasi data yang dikirimkan

Network Layer:
ü  Mengatur penentuan jalur (path) dalam pengiriman data antara end system
ü  Pengaturan Routing
ü  Lebih kepada pengaturan pengalamatan secara logical

Data Link Layer:
ü  Mengatur proses pengiriman data melalui media
ü  Menentukan pengalamatan secara fisik (Physical Addressing), Topologi Jaringan, error notification, serta flow control

Physical Layer:
ü  Proses konversi data digital ke analog (electricity Voltage) atau sebaliknya


Sumber : Module catatan pribadi SMK Nasional, mengenai "Lapisan OSI"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar